Sabtu, 14 September 2013

Rabi dan Kucing Hitam


Di sebuah halaman
dimana rumputrumput hijau
menahan beban
senja keemasan yang jatuh menimpanya

Seekor kucing hitam
menatap tajam seorang rabi
yang sibuk baca kitab kalam

Seorang anak bosan
datang jatuhkan bola benang
ajak kucing hitam mainmain

Kucing hitam tak bergeming
menatap wajah sang rabi
yang sembunyi dibalik tebalnya halaman kitab

Kenapa kucing
tak mau main?

Kucing hitam
mendekat rapat
telinga sang anak
kemudian berbisik:

Aku mulai berpikir
kalau sang rabi tak bisa membaca
karena sudah sejak pagi
wajahnya sembunyi
di balik kitab itu

Tuhan lalu datang diamdiam
bujuk anak dan kucing hitam
terbangkan layanglayang di halaman belakang
mereka bertiga senangsenang

Sementara sang rabi
berkutat cari Tuhan
di halaman kitabnya
sendirian.

0 komentar:

Posting Komentar