Angin membawa aroma dari halaman buku yang menguning kembali pada lubang
hidungku yang terbuka.
Gambar di atas kertasnya belum hilang tertutup jamur, belum mengering tinta yang membentuknya.
Gambar di atas kertasnya belum hilang tertutup jamur, belum mengering tinta yang membentuknya.
Lembar halaman
dari buku-buku baru,
datang
kata dan huruf baru,
datang.
Semua yang baru datang tak pernah tersimpan,
datang
kata dan huruf baru,
datang.
Semua yang baru datang tak pernah tersimpan,
mengering
tertiup angin yang engkau dan aku tiupkan.
Engkau pada
halaman pertama
Aku pada gambar di atasnya.
Masih ada halaman yang belum selesai kubaca.
Aku pada gambar di atasnya.
Masih ada halaman yang belum selesai kubaca.
Dan aku
hanya enggan membaca buku buku baru
hurufhuruf baru
gambargambar baru
dan sajaksajak baru.
hanya enggan membaca buku buku baru
hurufhuruf baru
gambargambar baru
dan sajaksajak baru.
Ke halaman
pertama aku kembali
mencari gambar dan sajak dan tinta yang selamanya basah.
mencari gambar dan sajak dan tinta yang selamanya basah.
Jangan kering
tinta diatasnya.
Jangan mengering gambar dan sajakku,
pada halaman pertama yang tak akan pernah selesai ku baca.
Jangan mengering gambar dan sajakku,
pada halaman pertama yang tak akan pernah selesai ku baca.
0 komentar:
Posting Komentar