Mata Mata Mata
Melihat cinta di
antara warna warna manusia dan rupanya
Mata Mata Mata
Melihat duka d
balik celana lusuh
pengemis dan trotoar retaknya
Mata Mata Mata
melihat benci di
belakang sakusaku
jas mewah gembonggembong
berhati kosong
Mata Mata Mata
melihat kemaluan
di balik celana dalam pelacur
di balik semak
semak
di balik birahi
di balik
kehidupan
di balik nafsu
yang panjang
di balik dunia
yang terbalik
Mata Ketiga
Menuntun jemari seorang
penyendiri
Melihat engkau kasihku,
dan aku
hurufhuruf yang
merayap di atas selembar puisi ini.
0 komentar:
Posting Komentar