bernyanyilah!
walau hanya kau sendiri
yang mendengarnya
menarilah!
biar tubuhmu dibanting
lelah
melukislah!
lewat cat kering atau
kuaskuas patah
berpurapuralah!
selama masih ada yang berutang pada kejujuranmu
tetaplah bernyanyi
teruslah menari, melukis,
dan berpurapura
jika hanya lewat itu kau bisa menyatu
dengan cintamu
dan menjadi cinta
bagi setiap jiwa
jika hanya lewat itu kau bisa menyatu
dengan cintamu
dan menjadi cinta
bagi setiap jiwa
dengarlah
seruan cinta yang mengajakmu
untuk pulang kerumahnya
untuk pulang kerumahnya
tetaplah muda dan terjaga
meski matamu terpejam di
pangkuan ibu
meski tubuhmu terjebak di pengapnya lumbung jerami yang berdiri
di tengah lagu,
meski tubuhmu terjebak di pengapnya lumbung jerami yang berdiri
di tengah lagu,
lantai,
kanvas,
dan batinku
dimensi waktu
kan berikan sebagian raganya untukmu
agar kau dapat lebih banyak lagi kesempatan
untuk menjadi cinta
bagi semesta
dan jika cinta terlalu cengeng untukmu
maka kutawarkan puisi ini
untuk mengusap air mata kesedihanmu
hanya jika kau mau
hanya jika kau mau
dimensi waktu
kan berikan sebagian raganya untukmu
agar kau dapat lebih banyak lagi kesempatan
untuk menjadi cinta
bagi semesta
dan jika cinta terlalu cengeng untukmu
maka kutawarkan puisi ini
untuk mengusap air mata kesedihanmu
hanya jika kau mau
hanya jika kau mau
0 komentar:
Posting Komentar