Kuntumkuntum bunga yang pernah kau tanam
di atas tembakau dan selimutnya
kini telah mekar sepanjang
kemarau
bersama matahari yang berpijar
bersama rindu yang
terbakar
Berderik setiap detik
jangkrik musim kemarau
di atas kuntumkuntum bunga
yang kau tanam
Menanti musim hujan datang
‘tuk gugurkan kelopak bungamu di ujung bibirku.
0 komentar:
Posting Komentar