Sabtu, 07 September 2013

Lakilaki yang Menulis Di atas Kain Kafan


Aku pasti akan dianggap bodoh jika mereka tahu aku menulis di atas kafanku sendiri.

Pertama
Orangorang tertawa sekencangkencangnya
sambil terus berfikir
Mereka berakal
Aku sebaliknya.

Kedua
Orangorang  tersinggung
ketika aku bercerita dengan senyum
percaya diri
dan nyali tak terpatahkan.

Ketiga
Orangorang mulai marah kesal tanpa sesal
meludah di atas wajahku.
Mereka berakal
Aku sebaliknya

Keempat
Orangorang memukul
menginjakinjak tempurung otak
akalku mereka pikir rusak.
Entah kemana nalar dan perasaan mereka yang benar?
Mereka berakal
Aku bodoh.

Kelima
AKU TAK TAKUT
KARENA ORANG BODOH TAK PERNAH TAKUT!

Keenam
Orangorang dipenuhi rasa benci
caci maki tak hentihenti
menghujam tubuhku
dengan tinju dan kaki

Kelima
Antara aku mati dan jasad.
Orangorang terlambat,
kain kafan yang kuceritakan dari tadi
sudah penuh aksaraaksara cintaku untuk mereka.

Keenam
Tentang kain kafan tubuh dan tanah
dimakan cacing
hancur remuk tercarbik cambuk
malaikat kubur

Ketujuh
Darahku boleh haram
tapi wangi cinta di atas kafan
selamanya tertanam
di hidung mereka
yang menginjakinjak mimpi dan gagasan.

Kedelapan
Arwah tubuhku dalam kain kafan
buat orangorang dalam keraguan
mencekik leher mereka dengan pertanyaan
untuk apa seorang lelaki menulis di atas selembar kain kafan?

Kesembilan kesepuluh dan seterusnya dan seterusnya
Untuk apa seorang lelaki menulis di atas selembar kain kafan
jika ia harus mati di tangan mereka
yang tak mampu membaca cinta
tertulis di tiap sudutnya?

0 komentar:

Posting Komentar