Seorang perempuan
meminta seekor burung
hantu
untuk ambil pergi
satusatunya waktu
dan pengetahuan
sebagai ganti dari
permen karet rasa hujan
yang selama ini
buat perempuan penasaran
perempuan asyik kunyah
sampai lidah dan bibir
merah basah
dengan sabar diselipkannya
udara
ke ruang antara titiktitik
hujan dalam mulutnya
dari permen karet
jadi balon lengket
balon kunyah
jadi besar
jadi basah
lalu pecah
karet lengket
kotori kulit
dari bersih
jadi lengket
jadi risih
hujan hancur hambur
buang petir dan air
ke leher dada
ke dua mata
basah basah
air mata
sisa hujan di mulut
perempuan
kembali dikunyah
kembali dimamah
jadi balon karet
jadi tubuh basah lengket
pecah kembali
tak peduli
biar tubuh menggigil
kedinginan
entah sampai kapan
perempuan,
tukarlah permen karet rasa
hujan di mulutmu
dengan sayap yang bawamu
ke negeri coklat dan permen
ketika burung hantu
kembali
dari negeri coklat dan
permen
lalu curi coklat dan
permen karet
rasa salju kemarau pelangi
dan jangan bodoh lagi
sebab burung hantu berbaik
hati.
0 komentar:
Posting Komentar