Pintu rumah, kayu jati
tempat manusia
keluar
tempat manusia
masuk
kebahagiaan tuannya membuat rumah
itu
terasa sesak sempit sepi
Manusiamanusia pandai
bicara masuk dari sana
menuju ruang
keluarga
ke tengahtengah
kita
berdongeng
tentang rusaknya sebuah bangsa
dan tentang
kebesaran dirinya
di belakang sebuah televisi canggih
Lalu seorang
anak kecil masuk
lewat jendela kecil
hendak mencuri
kerupuk di atas
meja
Jelas ia lebih takut lapar
daripada dimarahi
daripada mati
Salah seorang di
televisi baca
khotbah boleh pinjam dari temannya:
“Moral bangsa
ini sudah bobrok!
Tiang-tiang
kebenaran sudah hancur!
Diinjakinjak
manusia yang penuh dosa dan kesalahan.
Kalau saja
bangsa ini enggan menyadarinya
dan mau bertaubat
seperti diriku
maka kebaikan akan
menemui kita...”
Televisi itu
mati.
Manusia manusia
di televisi itu juga mati.
Anak itu pergi,
bawa remote televisi di genggaman tangannya
sambil makan
kerupuk curian dengan tangan satunya lagi.
0 komentar:
Posting Komentar