Telah kulewati milyaran kali detak nadi
Merendah
Merendah
Meninggi
Kepulan penat dalam kepala
Buramkan angan dan citacita
Hanya rindu pada guratgurat
luka yang membuatku terus bernyawa
Malu pada setiap tetes
tinta terbuang siasia
bersama air mata yang
pergi dari sarangnya
Semua mimpi kelak kembali
pada hari ini
Hilang sejenak tanpa jejak
Terhapus sedikt bahagia
Dari engkau
Dariku
Waktu yang telah menjadi
parasit
Tak hasilkan pelajaran
Teteskan kebodohan yang
terulang
me-
ne-
tes
me-
ne-
tes
Melanjutkannya pada
keturunan
0 komentar:
Posting Komentar