Aku ambil selembar kertas
bukan
warna putih
atau
dari tempat bersih
kulipat,
kulipat
segi empat
Garisgaris muncul kemudian
bentuk
terlahir
dari
rahim imajinasi
kulipat,
kulipat
menjadi pesawat
Ku arahkan ke jendela terdekat
menghadap
parit
menghadap
langit
Agar lusa
kubiarkan
angin membawanya
kurelakan
udara beri tujuan untuknya
Sesaat pesawatku melesat
tenang
menuju terang
beranilah
untuk terbang
tanpa
balingbaling hanya udara dan angin
“Terbanglah!”
“Jangan kau biarkan hujan menghambat!”
jangan
basah oleh gelisah
melayanglah
kemana takdir mengarah
0 komentar:
Posting Komentar