Ku ketuk pintu
rumahmu dengan
pesan
Tengah malam
pukul satu
kurang
Kau tiup lilin di atas
guratgurat
takdirku dan coklat
Kelopak matamu
terpejam pasrah
pada harapan
yang kukirimkan pada Tuhan
Lilin yang kau tiup tak
mau padam
masih ada takdir tak
kau relakan.
0 komentar:
Posting Komentar