Sementara entah ku dimana,
maukah kau ‘tuk sirami
rindu dan cinta yang ku tanam
walau kita tak saling
cinta?
Aku takut rindu dan cinta
itu kering dan mati
hingga tak ada lagi
yang teduhi kita berdua
dari benci
keringkan kerongkongan
kuras darah dari
pembuluhnya
dan buat kita berdua tak
lagi jadi manusia
Biarkan rindu dan cinta
yang segar
tumbuhkan simpulsimpul
senyuman
di tiap ranting cabang dan
dahan
lalu tebang potonglah
dengan nurani yang kau
asah dengan sedihmu sendiri
tebanglah rindu dan cinta
yang pernah kau besarkan
meski airmata tumpulkan
nalar
tebanglah tiap ranting
cabang dan dahan
dengan sepi yang tajamkan
perasaan
Rakit rindu dan cinta itu
jadi perahu atau pesawat
rakit rindu dan cinta itu
jadi apapun yang membawamu padaku
yang kini tersesat di
salah satu sudut surga yang terbakar.


0 komentar:
Posting Komentar