Kamis, 29 Agustus 2013

Di Secangkir Cokelat Hangat


Secangkir cokelat hangat.
Bubuk hitam meleleh di dalamnya, mencair jadi satu
jadi kenangan yang coba engkau coba buang.

Uap yang melayang di atasnya.
menjauh, bawa waktu
lebih dekat dengan getir di ujung lidahmu

Secangkir cokelat hangat.
Manis yang larut, rasa rindu yang tak pernah surut.
Hapus dahaga saat gerimis lambatlambat datang kala senja.

Di atas riak secangkir cokelat hangat,
Ada binar matamu yang tenggelam diaduk dinginnya hujan deras.
Dan demi wangi cokelat yang menguap mendahului waktu,
Izinkan aku mengenang dirimu, bersama getir dan manis yang bertarung di ujung lidahku.


0 komentar:

Posting Komentar