Seekor kucing
duduk di bawah
sebuah payung merah
terjaga
dari bintangbintang yang
bisa
jatuh menimpa kepalanya
gelap memakan wajahnya
ekornya bergerakgerak
ke kanan
ke kiri
ke kanan
memanggil “kesini,
kesini!”
ku hampiri kucing itu
kupeluk kedua lutuku
duduk disampingnya
bertanyatanya
“Apa yang kau lakukan
disini?
tak ada suara
“Apa kau lapar?”
kau boleh sebut aku gila
“Apa kau gusar?”
lalu aku sadar
bukan tanya yang ia mau
bukan tanya yang semua
orang mau
cahaya menendang wajahku
seperti gelap mengunyah
wajahnya
aku termenung
“Apa kau kesepian?”
giliran ia bertanya
giliranku diam
“Apa kau kedinginan?”
bukan tanya yang ku mau
bukan tanya yang semua
orang mau
“Mengapa kau tak
menjawab?”
ia menggerutu
bukan jawaban yang ia mau
kucing itu lalu lari
membawa payung merahnya
karena aku tak mampu bawa
sesuatu yang ia mau
sejak kami bertemu
sampai salah satu bintang
jatuh
tepat diatas kepalaku
aku tak pernah tahu
apa yang kucing itu mau.
0 komentar:
Posting Komentar