Kamis, 29 Agustus 2013

Cetak Biru


Izinkan aku mengajakmu
menembus sajakku

mungkin sajak ini tentang kita berdua
mungkin sajak ini juga tentang mereka

Kau
Dan
Aku

hanyalah garis biru
dalam lembaran cetak biru yang dibuat Tuhan
terhampar
bersama semesta
di atas meja kerjaNya

dimana Ia menggaris
warna biru dengan tanganNya sendiri

biruku di tangan kanannya
birumu ditangan kirinya

bayangkan kedua tanganNya
menggores pena takdir kesana kemari 

bayangkan tanganNya
bergerak liar tak terkendali

bayangkan sebuah momentum
ketika birumu dan biruku
menindih satu sama lain
jadi titik biru paling tebal

saat itulah kita bertemu
saat itulah kita berbincang

tentang hari kemarin,
hari ini,
atau hari esok
jika memang kitapunya sedikit keberanian
'tuk membahas halhal yang belum kita ketahui
dalam sebuah titik yang tidak kita mengerti.
.

0 komentar:

Posting Komentar