Jarum jam memeluk tembok kamarmu
Tunjukkan tempat tersisa
di antara angka enam dan lima
Ada namaku tertulis di sebelahnya
Ada namaku tertulis di sebelah namaku di sana
Ada namaku tercecer di lantai seperti es krim
kesukaanmu
Ada namaku terciprat di atas kanvasmu
Ada namaku berdiri di samping televisi, sudut kamar,
dan kamar mandi
Ada namaku terlipat di antara kemeja dan baju
hangat
Sayang,
Namaku perlahan menguap pudar
Ketika tatapanmu berenang menembus mataku
Ketika tatapanmu berenang menembus mataku
Menyelam di udara kamarmu
Dan debur ombak yang kau rindukan.
Sementara ikan hiu tembus pandang,
Menggigitgigit ingatanmu yang sekarat telanjang bulat
Terdampar di pantai yang susah payah kita temukan.



0 komentar:
Posting Komentar