Kamis, 29 Agustus 2013

Di Kamar

Jarum jam memeluk tembok kamarmu
Tunjukkan tempat tersisa
di antara angka enam dan lima

Ada namaku tertulis di sebelahnya
Ada namaku tertulis di sebelah namaku di sana
Ada namaku tercecer di lantai seperti es krim kesukaanmu
Ada namaku terciprat di atas kanvasmu
Ada namaku berdiri di samping televisi, sudut kamar, dan kamar mandi
Ada namaku terlipat di antara kemeja dan baju hangat

Sayang,
Namaku perlahan menguap pudar 
Ketika tatapanmu berenang menembus mataku
Menyelam di udara kamarmu
Dan debur ombak yang kau rindukan.

Sementara ikan hiu tembus pandang,
Menggigitgigit ingatanmu yang sekarat telanjang bulat
Terdampar di pantai yang susah payah kita temukan.

0 komentar:

Posting Komentar