Kalau saja kau mau buka
mata
aku bisa tunjukkan
resleting pada sebuah biola
Ketika ku tarik buka
resleting itu
kuharap kau ‘kan terkesan
padaku
karena tak ‘kan ada nada
kesedihan kesepian
keluar dari dalam ruang
sempitnya
yang ada hanya ceria
senyum tawa anakanak kecil
bahagia
dan sebuah teropong
bintang
jika kita mau bersabar
maka kita mampu melihat
lewat teropong itu
menembus galaksi bimasakti
yang tampak bagai gulagula kapas
dan resleting lainnya
yang menempel di setiap
semesta raya
pada lubang hitam
pada Andromeda
pada matahari
pada Venus dan langit
senja
alam semesta raya
adalah saku celana milik
Tuhan
mungkin jika aku dan kau
mengiba padaNya
Ia ‘kan buka semua
resleting
di saku celanaNya
hingga tumpah keluar
semua milikNya
pasti akan lebih banyak
lagi
senyum bahagia keluar dari
sana
pasti akan lebih keras
lagi
tawa yang terdengar dari
sana
dan pasti akan lebih
banyak lagi
gulagula kapas yang ‘kan
jatuh menimpa kita
selama manusia
mau buka mata
selama manusia
mau saling percaya
Selama tanganmu
masih mau menuntun
tanganku
menarik resleting di sudut
sudut semesta
‘tuk tumpahkan cinta di
dalamnya
ke sektiar kita.


0 komentar:
Posting Komentar