Sabtu, 05 Juli 2014

Sajak Empat Persen

kenangan pahit yang kita simpan
lambat laun akan terfermentasi
menjadi secawan alkohol

membuat kita terus menerus meneguk
empat persen ke empat puluh kalinya
sampai mabuk

tak sadar
dan lalu lupa
bahwa akan selalu ada

orang lain yang sadar
dan mampu
mengantar kita pulang

menuju kenyataan
bahwa semua kenangan itu
hanya secawan alkohol
yang pernah tinggalkan getirnya
di ujung lidah kita

masihkah kau ingin
menikmati yang seperti itu?

bukankah lebih baik
kita pulang sekarang?

seseorang di rumah
pasti sudah menyiapkan
secangkir coklat untuk kita sekarang

jika di sana
tak ada secangkir
getir dan manis yang kita harapkan

maka jelas,
itu bukanlah rumah kita.

0 komentar:

Posting Komentar