kenangan pahit yang kita simpan
lambat laun akan terfermentasi
menjadi secawan alkohol
membuat kita terus menerus meneguk
empat persen ke empat puluh kalinya
sampai mabuk
tak sadar
dan lalu lupa
bahwa akan selalu ada
orang lain yang sadar
dan mampu
mengantar kita pulang
menuju kenyataan
bahwa semua kenangan itu
hanya secawan alkohol
yang pernah tinggalkan getirnya
di ujung lidah kita
masihkah kau ingin
menikmati yang seperti itu?
bukankah lebih baik
kita pulang sekarang?
seseorang di rumah
pasti sudah menyiapkan
secangkir coklat untuk kita sekarang
jika di sana
tak ada secangkir
getir dan manis yang kita harapkan
maka jelas,
itu bukanlah rumah kita.
lambat laun akan terfermentasi
menjadi secawan alkohol
membuat kita terus menerus meneguk
empat persen ke empat puluh kalinya
sampai mabuk
tak sadar
dan lalu lupa
bahwa akan selalu ada
orang lain yang sadar
dan mampu
mengantar kita pulang
menuju kenyataan
bahwa semua kenangan itu
hanya secawan alkohol
yang pernah tinggalkan getirnya
di ujung lidah kita
masihkah kau ingin
menikmati yang seperti itu?
bukankah lebih baik
kita pulang sekarang?
seseorang di rumah
pasti sudah menyiapkan
secangkir coklat untuk kita sekarang
jika di sana
tak ada secangkir
getir dan manis yang kita harapkan
maka jelas,
itu bukanlah rumah kita.
0 komentar:
Posting Komentar