Minggu, 08 Desember 2013

Inkubator




Aku tak ingat apapun
selain warnawarni lampu
asap rokok
dan detak dentum
musik berisik
berduyunduyun
memperkosa tubuhnya
di sebuah hari yang sangat dini

Engkau lalu
bercerita tentang
seorang ayah
dalam kebisuan
dalam kehangatan
yang entah datang dari pelukanMu
yang entah datang dari inkubator ini

Ayah?
apakah kau warnawarni lampu yang menggodanya?
mungkinkah kau asap rokok yang terpejam menjilati lehernya?
ataukah kau detak dentum musik yang berbisik merayurayu telinganya?
Ayah?

Wahai Engkau,
jika memang hanya
pertanyaan dan keraguan yang ku punya,

bolehkah aku
menukar sebatas nafas yang membungkus
pertanyaan dan keraguan ini

dengan seorang ibu yang sudi membawaku

ke tempat yang jauh
lebih puitis
dari inkubator ini?

0 komentar:

Posting Komentar